Cara Menggunakan Rufus untuk Menginstall Semua OS dengan Mudah

  • Whatsapp
cara menggunakan rufus windows 10

Cara Menggunakan Rufus – Hal ini paling banyak dicari kalangan pengguna perangkat PC maupun netbook serta notebook ketika ingin melakukan install ulang windows.

Install ulang windows bagi yang menggunakan PC bahkan Notebook memang mudah dilakukan karena sudah disediakan Disc Drive. Fasilitas tersebut memungkinkan install windows melalui CD Drive.

Namun hal tersebut jelas tidak bisa dilakukan pada perangkat netbook karena memang tidak tersedia Disc Drive. Maka dari itu diperlukan membuat file ISO menggunakan flash disk.Tetapi perlu diketahui untuk memindahkan file ISO pada flash disk tidak bisa dilakukan layaknya mengirim file biasa saja.

Ada cara khusus yang digunakan agar flash disk bisa digunakan untuk install windows. Dengan artian flash disk menjadi jalan untuk masuk pada menu boot sebuah netbook, notebook hingga PC.
Bila anda juga tidak memiliki CD Drive ISO windows, maka secara otomatis install ulang hanya dilakukan dengan media flash disk. Pastikan juga anda download Rufus terbaru.

Apa Itu Rufus?

apa itu Rufus?

Sebelum membahas cara menggunakan Rufus, ada baiknya kita bahas terlebih dulu pengertian Rufus itu sendiri.

Rufus adalah aplikasi portabel sumber terbuka yang dapat dinikmati secara gratis untuk Microsoft Windows dan bisa difungsikan untuk memformat maupun membuat USB flash drive yang bisa di Live USB maupun boot. Aplikasi ini sendiri dibuat oleh Pete Badrad dari perusahaan Akeo Consulting, dan memiliki lisensi GNU GPL V3.

Selain dapat digunakan dengan mudah Source Code Rufus pun dapat didownload secara cuma-cuma, bahkan programmer pun bisa memodifikasi untuk kemudian menjualnya. Bootable operasi sistem yang dapat dibuat oleh Rufus juga cukup banyak seperti Linux, Ubuntu, Fedora Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8 dan Windows 10.

Kerennya lagi Rufus juga menyediakan pilihan FreeDOS yang memungkinkan penggunakan untuk melakukan booting melalui mode DOS. Keggunaan booting DOS pun cukup beragam, diantaranya adalah untuk mengupgrade UEFI atau BIOS. Memiliki ukuran yang kecil, tak ayal jika kinerja Rufus sangat baik dimana dibandingkan software lainnya ia bisa berjalan dengan lebih lancar dan cepat.

Download Rufus Terbaru

Ukuran file Rufus hanya 1 MB dan memiliki 2 versi berbeda yaitu Portable dan Installer. Dengan ukurannya kecil maka kapasitas hardisk maupun flashdisk tak akan terganggu karenanya.

Bagi pengguna yang tak ingin repot, maka bisa menggunakan versi portable sehingga bisa langsung dijalankan tanpa harus mengisntalnya. Pastikan anda men download rufus terbaru. Aplikasi ini mendukung bahasa Indonesia dan sudah support arsitektur 32 bit dan 64 bit.

Anda bisa download Rufus terbaru dengan cara klik di sini.

Cara Menggunakan Rufus dengan Mudah

Maka dari itu pembahasan artikel ini berkaitan dengan cara membuat booting windows menggunakan media flash disk. Membuat booting dalam flash disk anda memerlukan tools tambahan yakni RUFUS. Berikut ini cara lengkapnya membuat file ISO menggunakan flash disk menggunakan Rufus.

1. Pertama download dahulu master atau exe dari Rufus bila anda belum memilikinya.

2. Setelah itu lakukan install pada aplikasi Rufus yang sudah di download

3. Setelah Rufus sudah terpasang pada perangkat PC, Netbook, Notebook, langsung pasang flash disk pada port USB.

4. Setelah tampilan Rufus keluar maka pastikan file penyimpanan iso menuju flash disk yang sudah anda pasang

cara menggunakan rufus windows 10

5. Pilih file Iso windows. File iso sesuaikan dengan masing-masing pilihan anda. Bisa iso windows 7, 8, atau windows 10.
cara menggunakan rufus windows 10

6. Pada bagian Partition Scheme pilih MBR. Kemudian lakukan target menjadi BIOS

cara menggunakan rufus windows 10

7. Berikan nama label sesuai keinginan masing-masing. Ubah setting File System menjadi NTFS.

cara membuat bootable flashdisk windows 10 dengan rufus
8. Pada show advanced format options jangan lupa memberi centang Quick Format serta Create Extended

cara membuat bootable flashdisk windows 10 dengan rufus

9. Jika pengaturan sudah dilakukan dengan benar. Selanjutnya memulai membuat iso pada flash disk. Tekan menu START untuk memulai.
cara membuat bootable flashdisk windows 10 dengan rufus

10. Tunggu pembuatan file iso hingga sukses atau 100%.

cara membuat bootable flashdisk windows 10 dengan rufus

11. Setelah itu flash disk sudah bisa digunakan untuk install ulang pada perangkat komputer anda.

Bila anda mengikuti cara menggunakan Rufus di atas dengan benar, bisa dipastikan file iso dalam flash disk anda bisa digunakan untuk install windows. Namun perlu diketahui juga, bila flash disk yang digunakan harus memiliki kapasitas minimal 4 GB sebelum menggunakannya.

Besarnya kapasitas file iso hampir mustahil masuk pada flash disk hanya dengan kapasitas 2 GB. Ada baiknya menggunakan flash disk minimal 4 GB hingga kapasitas di atasnya. Hal ini diperlukan agar pada saat proses pembuatan file iso tidak terjadi error yang disebabkan kekurangan penyimpanan.

Bila kapasitas sudah mencukupi minimum ketentuan bisa dipastikan tidak terjadi error terlebih mengikuti tutorial yang sudah diberikan. Install ulang tanpa memiliki CD Drive bukan lagi kendala besar dikarenakan bisa dilakukan hanya menggunakan media flash disk untuk menyimpan file iso windows.

Nikmati file iso yang sudah masuk dalam flash disk. Serta lakukan install ulang OS lebih mudah lagi dan bisa dilakukan pada semua jenis perangkat komputer. Iso windows pada flash disk sangat berbeda dari mudahnya install OS windows.

Baca Juga : 4 Cara Melegakan Memori Komputer yang Penuh dengan Cepat dan Aman

Kesimpulan

Demikian pembahasan mengenai cara menggunakan Rufus. Dengan memiliki aplikasi ini maka pengguna bisa mendapatkan berbagai keuntungan. Rufus bermanfaat dalam beberapa kasus berikut ini:

  • Anda harus bekerja pada sistem yang tidak memiliki OS yang sudah diinstal
  • Anda berkeinginan untuk menjalankan utilitas dengan tingkat rendah
  • Anda harus membuat media instalasi USB dari ISO booteble seperti UEFI, Linux, Windows, dan lain sebagainya
  • Anda harus melakukan BIOS maupun firmware lain dari DOS

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *