Game PUBG dan Fornite berbahaya

Game PUBG dan Fornite berbahaya ? Game PUBG (Player Unknown’s Battleground) dan Fornite adalah beberapa game yang semakin populer, dalam era game mobile seperti sekarang ini. Tapi siapa sangka jika ternyata dalam kedua game tersebut dan lainnya, ternyata memiliki dampak yang buruk.

Ada sebuah studi psikolog terbaru, yang telah mengungkapkan Game PUBG dan Fornite berbahaya. Kedua game tersebut dan lainnya, ternyata dapat memberikan efek berbahaya bagi psikologis anak-anak.

Sebuah studi yang telah dijelaskan oleh DCPCR (Delhi Commission for Protection of Child Rights), game-game tersebut selain dapat berpengaruh negatif terhadap psikologis anak, ternyata juga memiliki pengaruh yang tidak baik pula terhadap otak anak.

Baca Juga : Bermain Game Battle Royale Ternyata Bermanfaat untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja

DCPCR dalam catatan terbarunya, telah memperingatkan hal ini kepada berbagai sekolah lokal yang ada di India, terkait game PUBG dan Fornite berbahaya ini. Selain kedua game tersebut, game online lain yang juga berbahaya untuk anak, diantaranya adalah Pokemon Go, Fornite, PUBG, dan Hitman.

Kenapa Berbahaya ?

Game PUBG dan Fornite berbahaya

Game FUBG dan Fornite berbahaya untuk anak, tentu bukan tanpa sebab. Game-game tersebut dikatakan berbahaya. Hal ini karena DCPCR melihat, bahwa game-game tersebut dapat memoderasi pikiran anak-anak, dengan berbagai kebencian. Baik kebencian terhadap teman, lawan jenis dan lainnya. Tentu saja, hal ini dapat mendorong mereka untuk berbuat hal-hal negatif,, yang dapat menyakiti orang lain.

Lebih lanjut DCPCR juga menjelaskan, bahwa jika dimainkan dengan continu, maka besar kemungkinannya hal tersebut dapat mempengaruhi pemikiran anak. Dimana kelak juga akan berpengaruh buruk, terhadap kehidupan mereka. Pihaknya mencatat, bahwa game-game yang telah disebutkan itu, penuh dengan sifat negatif, kebencian, balas dendam, dan kejahatan.

Usia anak adalah usia dimana seorang manusia, mengalami tumbuh kembang. Mereka bisa dengan cepat, menyerap serta belajar dari apa saja yang dilihatnya. Oleh karena itu, hal ini tentu akan sangat berbahaya jika sampai dimainkan oleh anak-anak.

Bayangkan saja, jika hampir setiap hari anak-anak memainkan game, yang penuh dengan strategi jahat dan juga kebencian. Bukan hal yang mustahil, jika selain berpengaruh negatif terhadap otak dan psikolog mereka, lambat laun, sifat dan karakter negatif akan sangat dominan ada dalam diri mereka.

Tak heran, jika DCPCR pun akhirnya telah memberikan peringatan kepada banyak sekolah yang ada di India. Terkait betapa berbahayanya jika anak-anak memainkan game tersebut. Meskipun belum ada pemikiran konvensional atau pun logika, yang turut ditambahkan sebagai penjelasan terkait hal itu.

Pada 5 Februari 2019 kemarin, Ranjaha Prasad salah satu dari anggota DCPCR, menjelaskan kepada media. Bahwa hasil penelitian yang diungkapkan oleh mereka, adalah bersifat pencegahan dan pemberitahuan, yang tentu akan sangat bermanfaat untuk anak-anak, dan kehidupannya di masa depan.

Baca Juga : Cara Menjadi Facebook Gaming Creator Lengkap, Bergaji Hingga Ratusan Juta !!!

Dirinya juga mengungkapkan, jika saat ini lebih sering melihat anak-anak yang bersikap sombong, nakal, dam agresif. Tidak menutup kemungkinan, itu adalah suatu pertanda bahwa psikologis mereka telah mengalami gangguan, dimana salah satunya diakibatkan pengaruh game yang mereka mainkan setiap hari.

Ironisnya, ditengah penelitian yang menunjukan bahwa game PUBG dan Fornite berbahaya, justru kedua game ini begitu sangat populer sehingga memicu anak untuk sangat ingin mengetahui dan kemudian memainkannya. Di India kedua game ini mengalami perkembangan yang luar biasa mulai dari tahun 2018. Bahkan pada akhir tahun 2018, kedua game ini telah menjelma menjadi tren game online.

Sebelum kedua game tersebut hadir, game online di India tidaklah begitu populer seperti sekarang. Namun setelah begitu banyaknya bermunculan smartphone murah dengan spesifikasi mumpuni, maka tercataat jika kemudian game online mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. Bukan hanya di India, game online kini makin digemari dibeberapa negara tanpa kecuali Indonesia.

Himbauan untuk Orang Tua

Game PUBG dan Fornite berbahaya

Setelah mengetahui game FUBG dan Fornite berbahaya bagi tumbuh kembang anak. Penulis menghimbau kepada semua orang tua, baik yang ada di Indonesia maupun di seluruh dunia untuk benar-benar memperhatikan anak-anak, agar mereka tidak memainkan game berbahaya.

Selain game, orang tua juga harus memperhatikan dengan baik pergaulan anak, lingkungan, dan berbagai hal yang anak dengar dan lihat. Usahakan untuk memberikan mereka berbagai hal yang mendidik, mulai dari film yang mereka tonton, atau pun musik dan lagu yang mereka dengarkan. Sebab memang semua itu akan menentukan bagaimana karakter dan kepribadian anak di masa depan.

Banyak hal disesalkan belakangan ini, betapa banyak anak yang berpikir dewasa sedini mungkin dikarenakan musik dan tontonan yang mereka lihat dan dengar. Oleh karena itu penulis mengajak, mari galangkan kembali semangat berkarya untuk anak. Mulai dari merilis berbagai lagu dan tontonan untuk anak, maupun yang lainnya.

Jangan lupa pula, berikan contoh yang baik setiap saat untuk anak-anak kita, sehingga mereka akan tumbuh dan berkembang dengan baik, dan bisa menjadi manusia dan hamba Tuhan yang mulia dan dimuliakan.

Demikian penjelasan mengenai game PUBG dan Fornite berbahaya untuk anak-anak, semoga bisa menjadi perhatian untuk kita semua. Baik para guru, orang tua, calon orang tua, dan tentu kita semua mantan anak-anak yang pasti paham betul bagaimana proses tumbuh kembang anak itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Fitur Never Slow Mode Sedang Digarap Google Agar Chrome Jadi Ngebut

Fitur Never Slow Mode adalah fitur terbaru, yang dikabarkan sedang digarap Google, agar br…