Mengenal 2 Jenis dan Fungsi Multimeter dalam Dunia Elektronik

  • Whatsapp
Jenis dan fungsi multimeter

Mau tahu jenis dan fungsi multimeter? Ada dua jenis multimeter yang ada sekarang ini yaitu multimeter analog dan multimeter digital. Multimeter yang sekarang ini sudah ada dalam bentuk digital agar memudahkan pengukuran. Meskipun demikian multimeter analog masih digunakan namun tidak dapat dipakai untuk mengukur kapasitor.

Multimeter merupakan alat yang dapat mengukur secara gabungan. Alat ini dapat melakukan pengukuran untuk resistansi, tegangan dan arus. Multimeter juga dapat melakukan pengujian untuk komponen elektronika seperti resistor, kapasitor, dioda dan transitor. Dengan adanya alat multimeter ini memberikan kemudahan untuk pengukuran di rangkaian elektronika.

Baca Juga : Pembahasan Lengkap tentang Komponen Elektronik Aktif dan Pasif

2 Jenis dan Fungsi Multimeter

1. Multimeter Analog

Jenis dan fungsi multimeter

Multimeter analog tidak dapat dipakai untuk pengukuran kapasitor. Fungsi dari multimeter analog ini hanya sebagai pengecekan kondisi kapasitor saja. Melalui multimeter ini akan dapat diketahui apakah kapasitor dalam kondisi sedang terjadi kebocoran atau terjadi hubungan pendek. Sedangkan nilai kapasitansi yang ada di dalam kapasitor tidak dapat diketahui secara tepat menggunakan alat analog ini.

Cara menguji kondisi kapasitor menggunakan multimeter analog ini tidak terlalu sulit. Posisi skala pada selektor diatur ke posisi Ohm dan skalanya x1K. Probe merah yang menunjukkan positif dihubungkan ke kaki kapasitor positif. Sedangkan probe hitam yang menunjukkan negatif dihubungkan ke kaki kapasitor negatif.

Langkah berikutnya adalah memeriksa jarum yang terdapat di display pada multimeter analog. Kapasitor dinyatakan baik apabila jarum pada display bergerak menaik kemudian kembali lagi. Kapasitor dinyatakan rusak apabila jarum pada display bergerak menaik namun tidak kembali lagi atau jarum di display tidak menunjukkan pergerakan sama sekali.

2. Multimeter Digital

Jenis dan fungsi multimeter

Jenis dan fungsi Multimeter yang berikutnya yaitu multimeter digital. multimeter ini berfungsi sebagai alat pengukuran nilai kapasitor. Apabila menggunakan jenis multimeter ini maka tidak membutuhkan alat lainnya untuk mengukur nilai kapasitansi kapasitor. Sehingga pengukuran kapasitor dapat dilakukan secara mudah, cepat dan praktis. Namun multimeter digital mempunyai batasan tertentu pada proses pengukuran sebuah kapasitor untuk memperoleh nilai kapasitansi.

Multimeter digital yang dapat digunakan untuk mengukur nilai dari kapasitor ini hanya yang mempunyai kemampuan pada pengukuran kapasitansi. Sedangkan multimeter digital yang tidak memiliki kemampuan pengukuran kapasitansi tidak dapat dipakai untuk pengukuran kapasitor.

Untuk melakukan pengukuran kapasitor memakai alat multimeter digital sangat mudah. Skala selektor diatur posisinya ke simbol atau tanda kapasitor. Probe dihubungkan ke terminal kapasitor. Nilai kapasitansi dari kapasitor yang dicek langsung dapat dibaca pada layar display berupa angka.

Apabila dalamjenis dan fungsi multimeter ini maka pengukuran nilai kapasitor menggunakan multimeter digital masih dirasa kurang akurat maka dapat dipakai peralatan lainnya. Nilai kapasitansi dari kapasitor dapat lebih akurat jika ada pengukuran tambahan yaitu menggunakan Capacitanci Meter dan LCR Meter. Cara pengukuran kapasitor menggunakan kedua peralatan tersebut hampir sama dengan cara pengukuran memakai multimeter digital.

Pengukuran nilai kapasitansi dari sebuah kapasitor jika memakai multimeter digital terdapat batas tertentu meskipun alat ini berfungsi sebagai alat pengukuran gabungan. Umumnya terdapat batas pengukuran kapasitansi dari multimeter digital yaitu sekitar 50nF hingga 100 µF saja. Sehingga untuk ukuran kapasitor yang besar tidak dapat diukur menggunakan alat ini.

Bagi yang selalu berhubungan dengan elektronika dan perangkatnya pasti sudah tidak asing dengan multimeter. Peralatan ini wajib dimiliki oleh yang berkecimpung di dunia elektronika. Ada dua jenis multimeter yaitu multimeter analog dan multimeter digital.

Multimeter atau dinamakan sebagai Multitester terdapat beberapa bagian yang paling penting. Bagian dari Multimeter yang terpenting ada tiga yaitu display, saklar selektor dan probe. Display merupakan bagian yang menunjukkan hasil pengukuran berupa angka. Saklar selektor digunakan untuk mengubah bagian yang akan diukur. Probe menjadi penghubung antara alat multimeter dengan alat yang akan diukur.

Baca Juga : Penjelasan Lengkap tentang Resistor dan Cara Menghitungnya

Kesimpulan

Dari kedua jenis multimeter yang ada di pasaran ternyata Multimeter Digital sering menjadi pilihan. Multimeter Digital ini cara pemakaiannya lebih mudah dan dapat mengukur secara lebih akurat.Jenis dan fungsi Multimeter ini juga dapat mengukur induksi, frekuensi dan kapasitansi sehingga multimeter digital lebih multifungsi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *