2 Jenis Kabel Fiber Optik dan Cara Kerjanya pada Eletronika, Kelebihannya?

  • Whatsapp
Jenis-Jenis Kabel Fiber Optik

Jenis Kabel Fiber Optik – Fiber optik sekarang ini sudah banyak digunakan dalam pengembangan teknologi informatika dan telekomunikasi. Penggunaan kabel fiber optik sangat penting di dalam penyediaan layanan informasi maupun internet. Fungsinya  untuk mengirimkan data, suara, pesan dan gambar. Serat optik memiliki peranan yang penting dalam transmisi data terutama data yang sensitif.

Baca Juga : Tips Menjaga Kabel Charger agar Selalu Awet yang Harus Kamu Tahu

Pengertian Fiber Optik

Fiber Optik (Optical Fiber / Fiber Optics) adalah teknik transmisi data yang efektif dan cepat menggunakan cahaya ke lokasi berbeda. Fungsi fiber optik ini menggantikan kabel tembaga yang telah menjadi media transmisi sejak dulu. Fiber optik atau serat optik menggunakan plastik halus atau serat kaca untuk memindahkan transmisi menggunakan sinyal cahaya.

Fiber optik ini ukurannya sangat kecil yaitu sekitar 120 mikrometer. Sumber cahaya yang digunakan berupa sinar LED maupun sinar laser. Penggunaan fiber optik ini lebih menguntungkan daripada kabel tembaga. Selain ukurannya lebih tipis dan ringan juga memiliki bandwith yang lebih tinggi. Kelebihan lainnya adalah dapat sebagai media transmisi data yang berbentuk digital.

Prinsip kerja dari fiber atau serat optik ini adalah mengirimkan data melalui sinyal cahaya. Nantinya sinar cahaya yang ditransmisikan diubah menjadi aliran listrik. Pengiriman data memakai fiber optik lebih cepat dan aman daripada menggunakan kabel tembaga.

Bagian-Bagian Kabel Fiber Optik

Jenis-Jenis Kabel Fiber Optik

Sebelum membahas jenis-jenis kabel fiber optik ada baiknya kita bahas dulu bagian-bagian dari kabel ini. Secara garis besarnya kabel optik terdiri dari 4 bagian utama, yaitu sebagai berikut:

  1. Core (inti)
    Core inti merufakan bagian yang terbuat dari plastik atau kaca yang berfungsi untuk mentransmisikan cahaya. Semakin besar intinya, maka akan semakin besar pula cahaya yang akan ditransmisikan menuju fiber.
  2. Cladding
    Cladding adalah bagian optik luat yang mengelilingi inti dan memantulkan kembali gelombang cahaya menuju inti.
  3. Coating (Pelapisan)
    Pelapisan umumnya terdiri dari berlapis-lapis plastik yang berfungsi untuk menyerap goncangan, menjaga kekuatan serat, hingga melindungi fiber dengan lebih ekstra. Selain itu, lapisan penyagga ini juga memiliki fungsi untuk melingdungi fiber dari kelembaban dan kerusakan, dimana terdiri dari 250 hingga 900 mikron.
  4. Outer Jacket (Jaket Luar)
    Jaket luar merupakan pembungkus luar kabel yang digunakan untuk melindungi fiber optik  yang di dalamnya terdiri dari ratusan hingga ribuan serat yang dibudle dan disusun.

Jenis-Jenis Kabel Fiber Optik

Saat ini jenis kabel fiber optik ada dua macam.  Berikut jenis fiber optik yang dipakai sebagai transmisi data.

Baca Juga : Pembahasan Lengkap Mengenai Trafo, Mulai dari Fungsi, Jenis Hingga Cara Kerjanya

Single Mode Fiber

Single Mode Fiber disingkat SMF merupakan fiber mode tunggal. Jenis fiber optik ini biasanya dipakai untuk mengirimkan transmisi pada jarak yang jauh. Jenis fiber ini mempunyai inti kecil berukuran diameter 9 mikron. Ukuran diameter yang kecil ini hanya dapat dilewati oleh satu macam jenis cahaya yang merambat. Sehingga pantulan cahaya saat melewati inti menjadi berkurang dan imbasnya sinyal dapat bergerak lebih jauh.

Panjang gelombang sinar infra merah yang dikirimkan oleh fiber mode tunggal ini sepanjang 1.300 nanometer hingga 1.500 nanometer. Karena yang dikirimkan berupa cahaya tunggal maka pergerakan menjadi lebih jauh dan lebih cepat. Data yang terkirim lebih terjaga keamanannya.

Multi Mode Fiber

Multi Mode Fiber atau MMF merupakan jenis kabel fiber optik yang yang dapat memberikan transmisi pada sinar cahaya lebih dari satu atau dalam kata lain dalam jumlah yang banyak. Pengiriman data atau transmisi data dilakukan dalam waktu yang bersamaan. Pada transmisi data yang lebih dari satu ini memiliki pantulan cahaya berbeda satu sama lainnya.

Umumnya jenis kabel multi model fiber ini dipakai untuk mengirimkan transmisi data dalam jarak yang dekat. Inti yang ada pada jenis kabel serat optik ini lebih besar daripada single mode fiber. Ukuran diameternya dari jenis fiber optik ini sebesar 62,5 mikron. Dalam fungsinya, serat optik jenis ini dapat mengirimkan transmisi berupa inframerah dengan panjang gelombang 850 nanometer hingga 1.300 nanometer.

Cahaya diperoleh dari sinar LED dikirimkan secara bersamaan dalam pantulan yang berbeda menurut data masing-masing. Pantulan cahaya akan melewati inti dari jenis fiber optik ini dan menjadi meningkat. Kondisi iniotomatis meningkatan kemampuan untuk mengirimkan transmisi data akan lebih banyak. Pengiriman data secara bersamaan dapat dilakukan pada waktu yang sama dengan kecepatan yang sama.

Jenis kabel fiber optik yang dipakai untuk transmisi data ada dua jenis. Masing-masing jenis fiber optik tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Kabel fiber optik ini memungkinkan untuk mengirimkan data dengan kecepatan yang sangat tinggi. Penggunaan fiber optik ini lebih aman untuk data yang sensitif dibandingkan menggunakan kabel tembaga. Pemakaian fiber optik memiliki banyak kelebihan daripada kabel dari tembag.

Kelebihan dan Kekurangan Kabel Fiber Optik

Kabel fiber optik adalah jenis kabel yang sangat banyak digunakan untuk keperluan transmisi data dengan kecepatan tinggi. Meski memiliki banyak kelebihan, kabel jenis ini juga memiliki kekurangan. Sebagai gambaran berikut kelebihan dan kekurangan kabel fiber optik tersebut.

Kelebihan Kabel Fiber Optik

  1. Kecepatan transmisinya sangat tinggi dengan kapasitas hingga 1 GB per detik.
  2. Dapat digunakan untuk mengirimkan data pada jarak jauh, sekalipun tidak menggunakan penguat sinyal.
  3. Tahan terhadap karat sebab terbuat dari plastik maupun kaca
  4. Ukurannya sangat kecil dan fleksibel
  5. Menggunakan gelombang cahaya sehingga gelombang radio maupun gelomang elektromegnetik lainnya tidak akan mengganggu kinerjanya.
  6. Tidak mengandung listrik sehingga aman dari korsleting
  7. Distorasinya minimal sehingga tingkat keamanan kabel ini sangat timggi.

Kekurangan Kabel Fiber Optik

  1. Biaya pemasangan hingga pemeliharaannya relatif lebih mahal dari kabel lainnya
  2. Harus ada sumber cahaya yang kuat
  3. Agar kecepataan dan kelancaran yang terapat pada transmisi cahaya bisa maksimal, maka kabel fiber optik harus bisa dipasang dengan rel pemutar.

Penutup

Itulah pembahasan mengenai pengertian, jenis fiber optik hingga kelebihan dan kekurangannya. Semoga informasi ini bermanfaat, jika ada sesuatu yang ingin ditanyakan silahkan bisa menggunakan kolom komentar yang sudah kami sediakan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *