Mengenal 7 Komponen Dasar dalam Elektronika yang Penting untuk Diketahui

  • Whatsapp
Komponen Dasar dalam Elektronika

Mengenal Komponen Dasar dalam Elektronika sangatlah penting agar Anda dapat mengetahui fungsi serta peranannya dalam sebuah alat. Elektronik atau pun benda-benda elektronik kini terus berkembang  yang permasalahan yang timbul didalamnya ikut bermunculan. Sekarang ini tak banyak orang yang paham atau mau mengenal lebih dalam mengenai elektronik.

Seiring perkembangan dunia elektronika yang semakin canggih, peluang untuk usaha semakin terbuka. Walaupun sekarang banyak komponen yang berubah menjadi lebih hebat kemampuannya, namun dasarnya harus dikuasai. Bentuk-bentuk komponennya pun kini semakin mengecil dengan kemampuan yang berlipat ganda.

Dalam dunia elektronika, terdapat beberapa komponen yang merupakan dasar atau inti dan memiliki fungsi penting. Komponen-komponen tersebut memiliki fungsi saling berkaitan dalam sebuah rangkaian elektronika. Jenis dari komponennya pun semakin banyak dan bervariasi, sebanding dengan berkembangnya peralatan elektronika.

Dari begitu banyak komponen elektronika, terdapat beberapa yang memiliki fungsi penting yang tetap digunakan hingga sekarang ini. Komponen-komponen tersebut diantaranya adalah Kapasitor, Resistor, Induktor, Dioda, IC, Transistor juga Transformator. Agar lebih paham, maka mengetahui mengenai fungsi masing-masing komponen sebuah keharusan.

Ketahui Fungsi-Fungsi Komponen Dasar dalam Elektronika

1. Kapasitor

Dikenal dengan nama lain kondensator, yang memiliki fungsi untuk mengeluarkan muatan energi listrik serta menyimpannya. Merupakan komponen elektronika yang pasif, berfungsi juga sebagai perata arus dalam rectifier serta  filter dalan rangkaian power supply. Selain itu kapasitor juga mampu memilih gelombang radio pada sebuah rangkaian tuner.

Penemu komponen ini adalah Michael Faraday, sehingga satuan untuk menunjukkan banyaknya kapasitor menyimpan energi listrik dinamakan Farad.

Baca Juga : Berbagai Hal tentang Kapasitor yang Harus Kamu Tahu, Lengkap dan Jelas!

2. Resistor

Merupakan sebuah tahanan atau disebut hambatan dalam sebuah komponen penting yang memiliki fungsi mengatur arus listrik yang mengalir. Selain mengatur juga menghambat arus listrik dalam sebuah rangkaian elektronika tertutup. Nilai dalam resistor diwakili dengan gelang warna yang ada di badannya atau pun berupa kode angka.

Referensi Kami : Panduan Lengkap Cara Menghitung Resistor Berdasarkan Warnanya

Ohm merupakan satuan nilai bagi resistor atau pun hambatan. Sering pula hambatan resistor disebut sebagai resistansi atau resistance.

3. Induktor

Merupakan salah satu komponen dasar dalam elektronika yang penting dengan fungsi sebagai beban induktif. Sekumpulan kawat yang dililit dengan tidak mengandung resistansi, merupakan salah satu bentuknya. Berfungsi sebagai filter,  penyambung serta pengatur frekuensi dalam komponen pasif. Saat tegangan listrik melalui induktor, maka energi akan disimpan dan menghasilkan medan magnet.

4. Dioda

Memiliki fungsi untuk menghantarkan arus listrik, selain itu juga menghambat di arah sebaliknya. Merupakan elektronika aktif pada komponen dasar.

Dioda terdiri  dari dua jenis elektroda yaitu katoda serta anoda. Banyak digunakan untuk tujuan keamanan atau saklar elektronik, yang berfungsi mengontrol arus energi listrik.

5. IC

Dapat dianggap sebagai otak operasional karena ratusan hingga jutaan resistor, transistor serta komponen lainnya dapat masuk dalam sebuah IC.  IC juga merupakan komponen elektronika aktif. Dalam kemasan kecil juga bentuknya beragam, mulai dari yang berkaki tiga hingga ratusan atau terminal.

Memiliki beberapa fungsi mulai dari pengontrol, penguat, switching juga penyimpanan yang sangat sensitive terhadap ESD (electro Static Discharge). Dalam sebuah computer, IC disebut juga microprosesor.

6. Transistor

Memiliki beberapa fungsi sebagai komponen dasar dalam elektronika aktif dan juga berperan penting. Salah satu fungsinya adalah sebagai pemutus dan penghubung atau switch, stabilitasi tegangan, penguat arus, modulasi sinyal serta penyearah. Memiliki tiga kaki yakni emitor, kolektor dan basis.

7. Transformator

Merupakan salah satu komponen aktif yang disebut juga trafo, memiliki fungsi untuk menurunkan tegangan serta menaikkannya. Bekerja sesuai dengan perubahan dalan sebuah medan gaya listrik.

Penutup

Itulah beberapa komponen dasar dalam elektronika yang penting fungsinya dalam dunia elektronik. Anda yang ingin menguasai dunia elektronika, wajib mengetahuinya. Dengan mengetahui fungsi dari masing-masing komponen tersebut diatas, Anda kan dapat lebih memahami sebuah rangkaian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *