Perubahan Energi pada Kulkas yang Penting untuk Diketahui!

  • Whatsapp
Perubahan energi pada kulkas

Perubahan energi pada kulkas sangat penting diketahui. Dengan hal ini maka kita bisa dengan mudah merawatnya dengan baik. Dimana selain awet juga akan senantiasa bekerja dengan optimal.

Tanpa perawatan yang baik, bukan tidak mungkin kinerja kulkas akan menurun. Misalnya seperti kulkas tidak dingin, maupun lainnya.

Ada banyak jenis kulkas di Indonesia, dimana semuanya membutuhkan perlakuan terbaik. Selain itu, Anda juga harus melalukan prosedur yang benar. Misalnya saja saat menyimpan sayuran dalam kulkas.

Pengertian Energi

Sebelum membahas perubahan energi pada kulkas, ada baiknya kita bahas lebih dulu pengertian energi itu sendiri.

Tahukah anda apa yang dimaksud dengan perubahan energi ?

Perubahan energi atau yang kita kenal dengan konversi energi atau transformasi energy ini, adalah suatu perubahan energi dari satu bentuk ke bentuk yang lainnya.

Pada energi ini mempunyai definisi yang sama dengan perubahan pada suatu energi, baik dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Dan dari sekian banyaknya jenis-jenis energi, bisa berubah bentuk menjadi macam-macam energi.

Pengertian energi secara bahasa dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan usaha, yaitu dengan cara membuat sesuatu berpindah dari tempat yang satu ke tempat lainnya.

Akan tetapi, saat usaha tersebut telah berjalan, dengan demikian pasti akan ada suatu perubahan.

Nah, hal ini dapat diartikan sama halnya dengan sebuah energi yang telah berubah bentuk dan bisa dimanfaatkan denga maksimal.

Adapun contoh dari bentuk energi antara lain, energi mekanik, listrik, elektromagnetik, kimia, termal, suara serta energi nuklir.

Nah, sebelum lebih lanjut mengetahui contoh dari perubahan bentuk energi di dalam kehidupan, anda perlu ketahui informasi lebih dalam tentang energi.

Adapun alat yang dipergunakan untuk mengkonversi pada suatu perubahan energi ialah yang disebut dengan konverter energi.

Dan sebuah energi tentu dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal dalam kehidupan seharri-hari.

Energi bisa dipindahkan, yaitu dari benda lain oleh suatu gaya yang dapat menyebabkan pergeseran. Nah, dalam hal ini sering disebut sebagai energi mekanik.

Sedangkan yang dimaksud dengan energi kekal, yaitu sebuah energi yang tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.

Sementara yang dimaksud dengan transformasi energi, adalah energi tersebut dapat diubah dalam bentuk lainnya.

Sebagai contohnya yaitu energi panas pembakaran bisa menjadi energi mekanik mesin. Adapun transfer energi dapat didefinisikan sebagai energi panas, dari suatu material atau tempat yang bisa di transfer ke tempat atau material lain.

Contohnya yaitu pemanasan air pada panci, yakni dengan energi panas yang berasal di api tersebut, akan ditransferkan melalui material panci sehingga memanaskan air. Setelah melalui titik didih air, maka air tersebut akan menguap. Dapat dipahami ya?

Nah, jika telah memahami pengertian dan contohnya, berikut kami beri penjelasan mengenai perubahan energi yang terjadi pada kulkas. Simak baik-baik uraian berikut ini ya!

Perubahan Energi pada Kulkas

Seperti yang telah diketahui, bahwa kulkas atau lemari pendingin ini bekerja dengan siklus pendinginan.

Ada empat komponen dasar yang menyertainya, yaitu ;

  1. Refrigeran atau yang disebut dengan zat pendingin. Misalnya ; freon.
  2. Pompa kompresor ; mengendalikan aliran refrigeran.
  3. Pipa kondensor yang terdapat di bagian luar lemari es.
  4. Pipa evaporator yag terdapat di bagian dalam lemari es.

Adapun energi listrik yang digunakan kulkas, dengan cara dirubah menjadi energi kinetik yang menggerakkan pompa kompresor. Nah, gerakan pompa kompresor inilah yang mengatur aliran refrigeran,  atau zat pendingin tersebut.

Proses atau Cara Kerja Kulkas dan Bagiannya

Agar semakin mudah memahami perubahan energi pada kulkas, maka harus dipahami cara kerja kulkas dan bagiannya. Berikut penjelasannya.

Pertama, kompresor memanpatkan refrigeran dalam bentuk uap padat. Kemudian menaikkan tekanan, lalu mendorong refrigeran tersebut ke pipa kondensor di bagian luar kulkas.

Setelah itu, melalui konduksi panas yang berasal dari pipa kondesnor, panas dari refrigeran tersebut akan terbuang ke udara ruangan. Saat pipa kondensor yang berisi refrigan berinteraksi dengan udara ruangan yang lebih dingin.

Refrigeran (bentuk cair yang dialirkan melewati pipa evaporator), akan menyerap panas dari dalam kulkas. Sehingga membuat udara di dalam kulkas menjadi dingin. Kemudian membuat refrigeran tersebut menguap menjadi gas.

Selanjutnya, refrigeran dalm bentuk gas tersebut akan mengalir kembali ke pompa kompresor, atau disebut pula siklus pendinginan akan dimulai lagi mulai dari awal.

Nah, demikianlah ulasan singkat mengenai pengertian energi dan perubahan energi pada kulkas. Pastikan sudah memahami cara membersihkan kulkas dengan benar, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkam. Akhir kata, semoga artikel ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan anda ya!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *