Sejarah sukses perusahaan Philips

Anda Pengguna Setia Produk Philips ?Inilah Sejarah Sukses Perusahaan Phillips

Diposting pada

Sejarah sukses perusahaan Philips

 

Sejarah sukses perusahaan Philips – Philips merupakan salah satu brand produk yang sudah sangat akrab di kalangan masyarakat. Kualitasnya yang bagus membuat hampir semua orang mempercayakan untuk menggunakan produk dari perusahaan ini. Banyak sekali jenis produk yang di produksi Philips, seperti lampu, blender, dan berbagai peralatan elektronik.

Pada pembahasan kali ini, duniaelektronik.net akan membahas sejarah sukses perusahaan Philips. Bagi sobat yang sedang merintis bisnis, semoga sejarah sukses perusahaan Philips ini dapat memberi inspirasi dan memotivasi sobat semua.

Sejarah Sukses Perusahaan Philips

Sejarah Perusahaan Philip
Perusahaan Philips didirikan oleh dua orang bersaudara yaitu Anton Philips dan Gerard, pada tahun 1891 di Eindhoven, Belanda. Produk pertama perusahaan Philips adalah bola lampu dan beberapa elektronik yang lainnya. Saat ini pabrik pertama perusahaan ini telah menjdai museum.

Sekitar tahun 1920 Philips mulai memproduksi produknya yang lain, dan pada tahun 1939 perusahaan ini telah berhasil memperkenalkan philishave sebagai pisau cukur pertamanya. Sementara di Amerika Serikat, perusahaan ini memasarkan alat cukurnya dengan nama Norelco.

Kemudian Philips memperkenalkan tape compact audio cassette, yang dengan ramai sukses, melalui percobaan mereka mengatur standar untuk VCR, V2000, gagal di muka persaingan dari Betamax dan khususnya standar VHS.
Tanggal 9 Mei 1940, merupakan sejarah kelam bagi perusahaan Philips. Hal ini dikarenakan pada tanggal tersebut, direktur perusahaan ini mendapatkan pemberitahuan perihal pernyerbuan Jerman ke Belanda yang akan terjadi pada tanggal 10 Mei. Setelah mendapat pemberitahuan tersebut, perusahaan ini akhirnya lari meninggalkan negerinya dan memilih Amerika Serikat sebagai negara tujuannya.

Di Amerika mereka menerima banyak modal perusahaan. Sepanjang perang berlangsung, Philips akhirnya mengurus dan menjalankan perusahaannya di Amerika Serikat. Dalam waktu yang sama, perusahaan tersebut juga pindah ke Antilen Belanda, sebagai upaya agar tidak jatuh ke tangan Jerman.

Setelah perang perusahaan ini kembali ke Belanda, dan bermarkas di Eindhoven. Kemudian pada tahun 1997 perusahaan memutuskan memindahkan markasnya ke Amsterdam, perpindahan ini selesai pada tahun 2001. Dengan upaya ini, banyak banyak fasilitas penelitian rahasia dikunci dan berhasil disembunyikan dari penyerang, sehingga pasca perang perusahaan dapat segera memacu kinerjanya untuk segera berlari menuju kejayaan.

Selain itu juga dipercaya bahwa Philips sebelum dan selama perang memasok banyak peralatan listrik kepada angkatan pendudukan Jerman, yang membuat beberapa orang berpikir bahwa perusahaan itu berkolaborasi dengan Nazi, seperti banyak perusahaan lain saat itu.

Bagaimanapun, tiada fakta yang mendukung bahwa Philips sendiri atau manajemennya pernah setuju dengan Nazi atau pahamnya. Secara jelas, ada sedikit Philips sudah bisa berbuat mencegah Jerman dari penyalahgunaan fasilitas produksinya dan memaksa pekerjanya melakukan kerja paksa selama pendudukan. Fasilitas produksi di Eindhoven merupakan satu-satunya sasaran Belanda yang dengan sengaja dibom angkatan sekutu selama perang.

Produk utama Perusahaan Philips

  • Pada 1963, Philips memperkenalkan Musicassette, atau “kaset audio compact”.
  • Pada 1972, Philips memperkenalkan laserdisc player, menggunakan teknologi yang telah ditemukan pada 1960-an.
  • Pada 1978 Philips memperkenalkan Philips G7000, konsol video game yang diluncurkan di AS sebagai Magnavox Odyssey 2.
  • Pada 1983, Philips meluncurkan CD dalam berhubungan dengan Sony.
  • Pada 1991, Philips memperkenalkan CD-i, Compact Disc Interactive system yang punya banyak fitur tipe konsol video game.
  • Pada 1992, Philips meluncurkan format Digital Compact Cassette yang membawa sial.
  • Pada 2001, Philips berhasil meluncurkan pembuat kopi Senseo, pertama di Belanda dan dari 2002 dan seterusnya, di negara lain di Eropa. Senseo yang asli diproduksi Douwe Egberts.
  • Pada 2004, Philips meninggalkan slogan “Let’s make things better” untuk menggantinya dengan yang baru : “Sense and Simplicity”.
  • ASM Lithography ialah perusahaan lepasan (spin-off) dari divisi Philips.

CEO Perusahaan Philips Sepanjang Perjalanan Kariernya

  • 1891–1922: Gerard Philips
  • 1922–1939: Anton Philips
  • 1939–1961: Frans Otten
  • 1961–1971: Frits Philips
  • 1971–1977: Henk van Riemsdijk
  • 1977–1981: Nico Rodenburg
  • 1982–1986: Wisse Dekker
  • 1986–1990: Cornelis Van der Klugt
  • 1990–1996: Jan Timmer
  • 1996–2001: Cor Boonstra
  • 2001-sekarang: Gerard Kleisterlee

Sumber : wikipedia

Gambar Gravatar
Menulis adalah salah satu cara mengaktualisasikan diri, memberi informasi bermanfaat, dan sebagai upaya menjadi pribadi yang berguna untuk orang banyak. Silhakan share jika bermanfaat.