Review MGID Program Periklanan yang Membayar Mahal Publisher, Aman Disandingkan dengan Adsense?

  • Whatsapp

Artikel ini akan membahas lengkap review MGID, mulai dari pengertian, kelebihan, cara daftar, hingga aman tidaknya jika disandingkan dengan iklan Adsense dalam satu blog. Tertarik untuk mengetauinya bukan?

Penulis sangat yakin, review MGID ini sangat penting diketahui oleh para blogger yang sedang ingin mendapatkan tambahan penghasilan. Baik sebagai alternatif Adsense maupun sebagai alternatif Adsense.

Pengertian MGID

Sebelum membahas lebih jauh ada baiknya kita pahami terlebih dahulu apa itu MGID. Penulis yakin sebelumnya ada yang mengetikan MGID Wikipedia di search engine, dengan tujuan mendapatkan penjelasan yang lengkap. Pada dasarnya MGID adalah sebuah perusahaan periklanan yang masih mirip dengan Google Adsense, hanya saja perhitungan pembayarannya berdasarkan impresi tampilan iklan atau yang lebih populer kita kenal sebagai CPM.

Megid sendiri didirikan sejak tahun 2004 silam, dengan konsentrasi awal hanya membidik pasar Erop dan Amerika. Ditahun 2016 perusahaan ini mendapat penghargaan dari Native Advertising Awards. Satu tahun setelahnya, yakni pada tahun 2017 sudah masuk ke pasar lokal.

Mungkin diantara pembaca ada yang ingin bertanya apakah MGID benar-benar para publishernya. Dalam artikel review MGID ini, saya pastikan bahwa perusahaan ini benar-benar membayar para publishernya. Dengan catatan saldonya sudah mencapai batas minimum pembayaran.

Sebagai salah satu perusahaan yang sudah memiliki banyak pengalaman dalam bidang native advertising, menjaga nama baik perusahaan bagi MGID tentu menjadi salah satu prioritas paling utama. Bukti ini pun sangat mudah kita dapatkan, salah satunya dari sharing para publishernya yang telah menerima pembayaran dari MGID.

Kelebihan MGID Dibanding yang Lainnya

kelebihan mgid

Dalam beberapa tahun terakhir, memang tidak sedikit perusahaan periklanan yang muncul dan berkembang ke permukaan. Hal ini tentu dapat kita lihat dari review dan rekam jejak dari para publisher maupun advertisernya.

Dari banyaknya pilihan yang ada, tentu tidak salah jika banyak publisher yang membandingkan perusahaan satu dengan yang lainnya, khususnya dengan Adsense yang merupakan perusahaan periklanan paling populer dan paling banyak digunakan. Pembanding ini pun cukup beragam, mulai dari penempatan iklan, nilai CPC, cara kerja hingga cara pembayaran. Dalam artikel review MGID, berikut kami jelaskan beberapa kelebihan MGID dari Google Adsense yang harus anda tahu.

Pendaftaran Terbilang Mudah

Seperti kita tahu, bagi para publisher saat ini harus menunggu review dua kali saat mengajukan pendaftaran ke Adsense. Peraturan yang berlaku sejak tahun 2014 ini, banyak yang menganggap mempesulit pendaftar para blogger yang potensial. Berbeda dengan Adsense, proses pendaftaran MGID ternyata lebih mudah, sehingga banyak yang menjadikannya sebagai alternatif Adsense ketika tidak berhasil mendaftar. Selama situs yang dimiliki tidak ada langgaran terhadap TOS, besar kemungkinannya dapat diterima oleh MGID.

Baca Juga : Rahasia Blog Mudah Diterima Adsense Hanya dengan Sekali Daftar

Peluang Mendapatkan Penghasilan Lebih Besar

Tidak sedikit para publisher Adsense yang juga menggunakan MGID sebagai cara mereka memperoleh penghasilan. Bahkan banyak juga dari pengguna MGID yang mengaku mendapatkan penghasilan yang lebih banyak dari Adsense. Namun ini tidaklah berlaku untuk semua kategori, sebab untuk niche kesehatan MGID terbilang sangat selektif.

Lebih Bersahabat dengan Publisher

Sudah bukan rahasia lagi, jika publisher Adsense senantiasa merasakan kecemasan sebab terkadang diperlakukan sewenang-wenang. Beberapa kali para publisher pun pernaha mengalami banned, bahkan yang bermain white hat pun ada yang menjadi korbannya. Bukan hanya itu, penghasilan yang sudah didapatkan pun tidak dibayarkan dengan tanpa alasan.

Baca Juga : Bukan dari Iklan, Ini Rahasia Sukses Blogger Indonesia Berpenghasilan Ratusan Juta

Bagi para bublishernya MGID tekah menyediakan manager khusus, dengan hal ini maka pihak publisher atau advertiser dapat sharing atau konsultasi lansung dengan manager tersebut, khususnya terkait berbagai masalah yang dihadapi sehingga dapat meminimalisir terjadinya kesalahan. Dibanding Adsense kemungkinan di banned oleh maggid itu tentu sangat lebih kecil, sehingga merupakan salah satu alternatif yang sangat aman selain Adsense.

MGID dan Adsense Digabung Amankah ?

MGID dan Adsense

MGID bukan hanya menarik sebagai alternatif Adsense, namun para publisher Adsense pun ternyata banyak yang meliriknya. Tak ayal sebelum memutuskan bergabung, banyak yang bertanya amankah MGID digabung dengan Adsense ? Untuk mengetahui amankah Adsense digabung dengan MGID atau sebaliknya, maka pada artikel review MGID ini kami akan berusaha menjelaskannya. Berikut penjelasan yang bisa dilihat dari berbagai hal :

1. Menurut Standar Kebijakan Konten

MGID atau pun Adsense tentu masing-masing memiliki kebijakan standar konten sendiri-sendiri. Namun dilihat dari hal apa yang boleh dan tidak boleh ditampilkan dalam konten blog, keduanya memiliki beberapa kesamaan. Misalnya saja menanyakan konten kekerasan, pornografi, terorisme, provokatif, perjudian, obat-obatan, dan berbagai hal yang bertentangan dengan norma dan melanggar aturan undang-undang negara.

Agar lebih jelas anda bisa membacanya pada MGID Content Guidelines. Dengan melihat kebijakan yang diberlakukan keduanya, maka kita bisa menarik kesimpulan bahwa menggabungkan MGID dengan Adsense dalam satu blog adalah aman.

2. Menurut Pengalaman Para Penggunanya

Jika kita brosing di internet tentu tidaklah sulit bagi kita untuk menemukan berbagai situs yang menggunakan MGID. Dari hal tersebut wajar jika akhirnya banyak yang share seputar pengalaman mereka menggunakan MGID.

Bukan hanya para blogger pemula, bahkan tidak sedikit para blogger terkemuka Indonesia, yang menggunakan MGID dan Adsense secara bersamaan dalam blog yang mereka miliki. Fakta ini pun makin diperkuat dengan adanya beberapa pengguna yang sharing di forum blogger terbesar tanah air.

Dengan hal ini maka dapat disimpulkan bahwa memasang iklan Adsense dengann MGID dalam satu blog tidaklah bermasalah.

3. Berdasarkan Pernyataan dari Support Team MGID

Yang ingin mengetahui apakah aman MGID digabungkan bersamaan dengan Adsense, ternyata bukan hanya dari tanah air. Bahkan beberapa blogger mancanegara telah membahas permasalahan ini. Dengan memanfaatkan laman Support Google Adsense dan Forum Digital Point .

Adapun jawaban dari MGID Suport team yang berbahasa Inggris tersebut kurang lebih maksudanya adalah sebagai berikut:

Konten MGID 100% kompatibel dengan Google AdSense, dibuat menurut kebijakan serta standar IAB. Oleh karena itu, dalam periklanan kami tidak akan menjumpai berita dewasa ileg maupun provokatif.

Kami memiliki spesialisasi dalam hal mempromosikan konten paling berkualitas dan menarik dari seluruh situs dan pembuat konten populer, yakni dengan menampilkan konten yang mereka miliki pada situs publisher kami. Dengan hal ini maka publisher dapat memungkinkan dalam menampilkan konten dan berita dari seluruh website, sehingga dapat meningkatkan pengalaman dan keterlibatan bagi para pengguna situs.

Berdasarkan tiga analisa di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak ada masalah jika menggabungkan iklan Adsense dan MGID dalam satu blog. Hal ini juga tidak melanggar aturan Adsense dan MGID itu sendiri.  Menarinya lagi penempatan iklan dari keduanya juga dapat diatur atau disesuaikan, sehingga penampilan iklannya tidak akan saling mengganggu satu sama lain.

Cara Daftar MGID

review mgid

Dalam artikel review MGID ini, rasanya kurang lengkap manfaatnya jika kita tidak membahas bagaimana cara daftar MGID itu sendiri. Nah bagi anda yang tertarik untuk ikut daftar menjadi publisher MGID, berikut langkah-langahnya.

  1. Masuk ke situs mgid.com, klik Signup di sebelah kanan atas situs.
  2. Silahkan lakukan pendaftaran menggunakan email atau Facebook, saran penulis sebaiknya menggunakan email.
  3. Silahkan selesaikan pendaftaran email, kemudian verifikasi Captche, serta klik Apply.
  4. Silahkan buka email dari MGID dan klik tautan yang dikirim sebagai langkah verifikasi.
  5.  Selanjutnya silahkan isikan password dan konfirmasi dengan menuliskan pasword yang sama, ikutilah instruksi selanjutnya dengan teliti.
  6. Pilih tombol Publisher pada dua pilihan yang muncul.
  7. Selanjutnya tekan tombol Add Website, isi nama domain, kategori, bahasa situs, dan juga komentar.
  8. Silahkan tekan Apply sebagai langkah akhirnya.

Setelah langkah-langkah tersebut sudah anda lakukan dengan baik, maka akan anda akan mendapatkan pesan sebagai berikut :

“Website has been added successfully. Please allow up to 24 hours for the website to pass the moderation. You will be notified via email”.

Dari langkah ini anda harus memahami bahwa blog anda belum diterimaoleh MGID, hal ini karena pihak periklanan ini harus mengevaluasi terlebih dahulu situs website yang anda daftarkan. Diterima atau tidaknya situs anda, pastinya akan diberitahukan melalui email. Jadi tunggu saja inbok dari piha MGID untuk mengetahuinya.

Demikian pembahasan mengenai review MGID, semoga dengan mengetahuinya kita semakin semangat dalam berkarya. Happy Blogging . . .

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 Komentar

  1. bagus artikelnya mba, yuk mampir juga ke lapakfoto siapa tahu bisa tambah2 penghasilan dari jualan foto

  2. Kontennya sangat bermanfaat.. khususnya bagi publisher seperti saya
    namun, apakah penggunaan keduanya dapat membuat website jadi lemot sekali?, terimakasih

    1. Tidak mase, sejauh ini kami coba di blog Membangun Inspirasi masih aman. Pintar-pintar kita saja untuk mengatur iklan dan optimasi kecepatan blognya