Tips Sukses Bisnis WiFi Internet Berpenghasilan Puluhan Juta Perbulan, Mau?

  • Whatsapp
Bisnis WiFi Internet

Tips sukses bisnis WiFi internet merupakan informasi menarik di tengah semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap internet. Seperti kita tahu saat ini internet sudah hampir menjadi kebutuhan pokok, selain untuk mencari informasi juga untuk kebutuhan hiburan, pekerjaan dan lain sebagainya.

Di perkotaan hingga pelosok desa mayoritas masyarakat sudah terbiasa mengakses internet. Bahkan pengguna internet kini sudah tak mengenal usia lagi, tua, muda, hingga anak-anak kecil pun kini banyak yang sudah menggunakannya.

Google, YouTube, media sosial, sampai game online telah menyihir banyak orang untuk benar-benar sangat terpikat untuk menjadi pengguna internet. Bagi orang-orang yang memiliki jiwa bisnis tentu hal ini akan sangat membuka peluang kesuksesan yang sangat lebar.

Facebook Gaming Creator, Selebgram, Blogger, Hingga YouTuber adalah sebagian kecil dari peluang sukses yang memanfaatkan akses internet.

Baca Juga : Rela  Tinggalkan Pekerjaan dengan Gaji Hingga Puluhan Juta Demi Full Time Blogger, 4 Orang Ini Membuktikan Bisa Lebih Sukses

Bisnis Wifi Internet Peluang Usaha Menjanjikan

Penulis adalah salah satu pelaku usaha yang sudah sangat akrab dengan dunia internet, selain menggunakan WiFi untuk kebutuhan pribadi, juga menjual kuota isi ulang dan voucer.

Selain transaksi pulsa dan token listrik, transaksi yang paling banyak penulis lakukan di usaha konter adalah isi ulang kuota. Tak ayal karena permintaan ini, penulis harus sering bolak-balik untuk melakukan top up atau deposito saldo.

Bukti lainnya adalah saat sebelumnya penulis menjadi karyawan warnet milik soudara. Ketika magang kerja di Bogor, sebelum mendapat pekerjaan penulis bekerja di warnet. Sekitar tahun 2010 kala itu, dimana warnet (warung internet) masih sangat digemari.

Selain keterbatasan jumlah komputer sehingga harus mengantri dalam hal penggunaan, pengguna warnet juga hanya bisa berfokus pada satu tempat. Tak ayal setelah smartphone hadir, para pengguna warnet mulai berpindah menggunakan smartphone untuk mengakses internet.

Dengan membeli kuota,mereka bisa mengakses internet dimanapun dan kapanpun melalui smartphone nya. Hal inilah yang kemudian membuat usaha warnet sudah jarang kita temukan. Meski sebenarnya peluang untuk sukses di usaha warnet masih ada, tapi tanpa inovasi dan kreativitas hal itu terasa sedikit sulit.

Kuota Internet Mahal dan Terbatas

Meski dengan memiliki kuota kita bisa mengakses internet kapanpun dan dimanapun, tetap saja hal ini masih memiliki kelemahan. Harga kuota yang terbilang mahal, ditambah memiliki batasan jumlah penggunaan adalah salah satu alasan orang untuk tidak bisa membeli kuota, terutama ketika keuangan sedang minim.

Di sinilah kemudian strategisnya bisnis wiFi internet. Di tempat penulis pengguna hanya cukup membayar Rp. 3000,- untuk bisa mengakses WiFi selama satu jam, sementara jika ingin 2 jam maka bisa membayar Rp. 5.00,-. Porsentase harga ini akan semakin murah mana kala pengguna bisa menggunakan dalam waktu yang lebih tinggi.\

Sebagai gambaran ada juga program langganan dimana pengguna hanya cukup membayar Rp. 50.000 untuk mengaksesn WiFi selama satu bulan, semantara jika ingin mengaksesnya menggunakan banyak smartphone atau komputer biaya langganannya sekitar Rp. 100.000,-

Untuk kebutuhan blog, YouTube dan usaha, penulis sendiri membayar biaya langganan WiFi Rp. 100.000/ bulannya. Dengan biaya yang terbilang murah tersebut penulis biasa menggunakan 2 komputer, dan 3 smartphone. Tentu terbilangnya sangat murah bukan? Inilah kenapa bisnis WiFi sangat mudah mendapatkan omset sebab sangat mudah mendapatkan pelanggan.

Jumlah Smartphone Semakin Banyak

Hal lain yang menjadi penyebab bisnis WiFi internet ini semakin lebih mudah sukses adalah karena semakin banyaknya para pengguna smartphone. Di desa penulis sendiri tak jarang anak kecil banyak yang menangis meminta orangtuanya untuk membelikan smartphone.

Bukan hanya itu, setelah mengenal medsos dan YouTube banyak juga dari para orangtua, tak terkecuali yang sudah lanjut usia mengganti hp mereka dengan smartphone agar bisa mengakses internet.

Hal ini menandakan bahwa semakin berjalannya waktu para pemilik smartphone akan semakin banyak, sehingga para pelaku bisnis WiFi internet juga akan semakin mudah untuk mendapatkan banyak customer setiap harinya,

Modal Bisnis WiFi Internet

Bisnis WiFi Internet
Antena WiFi milik penulis

Tidak seperti bisnis warnet yang memerlukan modal cukup besar, sebab selain harus membeli komputer dalam jumlah banyak, lokasi yang cukup luas, biaya listrik biasanya juga tinggi. Pengeluaran tak terduga pun semakin besar kemungkinannya, sebab satu atau beberapa komputer bisa mengalami kerusakan. Agar tidak mengganggu pemasukan tentu setiap kerusakan harus segera diperbaiki.

Dalam hal pemasangan WiFi baru sebenarnya tidak begitu sulit, apalagi jika sebelumnya sudah ada tower atau antena lain dari jasa pemasang WiFi. Dalam hal pemasangan antena penulis sendiri menggunakan pipa besi, bahkan tetangga ada yang menggunakan bambu.

Jika kita belum mahir dalam memasang WiFi kita bisa belajar dari internet, sementara jika ingin lebih mudah kita bisa menggunakan jasa orang yang sudah ahli sembari kita bisa belajar darinya.

Jika diperinci modal peralatan yang dibutuhakan adalah sekitar Rp. 2 Jutaan. Modal tersebut diperlukan diantaranya untuk membeli mikrotik, TP-Link, kabel ln, isntalasi listrik, dan juga printer Canon.

Gambaran Penghasilan Bisnis WiFi Internet

Di atas sudah di singgung bahwa dalam satu jam pelanggan dikenakan tarif Rp. 3000,-. Mayoritas di sini membeli voucer WiFi untuk dua jam, jadi kita anggap saja setiap orangnya membayar Rp. 5.000,-/ orangnya.

Jika dalam sehari Anda bisa melayani pelanggan sebanyak 50 orang, maka dalam sehari mendapatkan omset Rp. 250.00,-/. Jadi jika kita kalkulasikan selama 1 bulan dirata-rata 30 hari, penghasilan perbulannya mencapai angka Rp. 7.500.000,-

Jumlah penghasilan ini bisa kurang bahkan bisa lebih, mengingat jumlah pengguna di setiap wilayah berbeda. Namun sekalipun hanya bisa melayani 50 orang perharinya, tidak menutup kemungkinan omset perbulannya lebih dari 10 juta. Hal ini karena jika seseorang menggunakan WiFi 2 jam di siang hari, bukan tidak mungkinan di malam harinya akan menggunakannya lagi.

Cara Meningkatkan Penghasilan Bisnis Internet Wifi

Dalam bisnis apa pun cara terbaik untuk meningkatkan omset usaha adalah dengan membuka cabang. Semakin banyak jumlah cabang yang dimiliki maka semakin tinggi pula jumlah penghasilan yang bisa kita dapatkan.

Cara meningkatkan penghasilan bisnis internet WiFi juga demikian. Dalam membuka cabang Anda tidak harus memiliki tempat usaha baru, akan lebih mudah jika menjalin kemitraan.

Para pelaku usaha lain seperti konter pulsa, warung kelontong dan lainnya bisa menjadi mitra Anda. Bahkan orang yang tidak memiliki usaha sekalipun bisa dijadikan fatner bisnis. Prinsipnya dimana ada keramaian di situlah bisnis internet Wifi bisa dijalankan.

Tongkrongan anak muda, cafe, tempat bermain anak dan lainnya adalah contoh lokasi startegis yang bisa kita gunakan untuk membuat cabang baru.

Bayangkan saja jika dalam satu cabang setiap bulan kita bisa mendapatkan penghasilan bersih Rp. 4 juta saja, maka ketika kita sudah berhasil memiliki cabang minimal 40 juta perbulan dari bisnis ini. Semua bisa terjadi dengan startegi pemasaran yang tepat, lokasi yang startegis, dan akses internet yang lancar. Lakukan juga inovasi bisnis sehingga usaha Anda akan sulit untuk ditumbangkan pesaing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *