Memperbaiki Smartphone Mati Total

8 Cara Mudah Memperbaiki Smartphone Mati Total

Diposting pada


Saat ini banyak orang tidak bisa lepas dari penggunaan smartphone. Smartphone sangat berguna untuk membantu kebutuhan manusia sehari-hari, seperti berkomunikasi jarak jauh. Namun menjadi hal yang paling merepotkan dan menyebalkan jika smartphone yang dimiliki tiba-tiba mati total. Lalu adakah cara untuk memperbaikinya? Simak jawabannya di bawah ini.

Cara Memperbaiki Smartphone Mati Total

Charger Smartphone Terlebih Dahulu

Smartphone yang mengalami mati total, bukan berarti menjadi benar-benar rusak dan tidak bisa menyala kembali. Bisa jadi karena baterainya habis, ataupun terjadi kerusakan sistem maupun komponennya. Untuk mengetahui hal tersebut, alangkah baiknya charger smartphone terlebih dahulu. Tunggulah beberapa jam, dan coba nyalakan smartphone Anda kembali.

Memakai Charger Desktop

Jika menggunakan charger biasa belum bisa, Anda bisa mencoba menggunakan charger desktop. Charger desktop ini, bisa menjadi solusi untuk masalah smartphone mati total. Tunggulah sampai baterai smartphone terisi penuh, kemudian cobalah nyalakan kembali.

Dicoba Memakai Baterai yang Lain

Jangan buru-buru pergi ke reparasi perbaikan smartphone, jika Anda belum mencoba memperbaikinya sendiri. Jika Anda sudah mencoba menghidupkan smartphone namun tidak juga bisa menyala, cobalah mengganti dengan baterai yang baru. Bisa jadi smartphone Anda mati total, karena baterai yang lama telah rusak.

Melakukan Flashing Ulang Smartphone Melalui PC

Memperbaiki smartphone mati total selanjutnya, yaitu dengan cara melakukan flashing ulang. Apa itu flashing ulang? Flashing ulang merupakan proses yang bertujuan, untuk mengganti sistem smartphone yang rusak menjadi sistem yang baru dan normal. Flashing ulang ini bisa dilakukan melalui PC maupun laptop.

Jika Anda menghubungkan smartphone dengan PC atau komputer, kemudian masih terdeteksi, berarti smartphone yang Anda miliki masih bisa diperbaiki. Setiap jenis dan tipe smartphone memiliki cara flashing ulang berbeda-beda. Sebelum melakukan flasing, sebaiknya ketahui terlebih dahulu tipe smartphone, dan bagaimana cara melakukan flashing ulangnya.

Baca : 4 Cara Flash Smartphone Android Semua Merk dan Tife dengan Mudah

Wiping File Data dan Cache

Memperbaiki smartphone mati total yang bisa Anda coba selanjutnya, yaitu melakukan wiping file data dan cache yang berada di recovery. Recovery merupakan sebuah sistem kendali pada android, dimana kita bisa melakukan penghapusan serta perubahan yang ada pada sistem. Cara ini juga sudah cukup terkenal ampuh, untuk memperbaiki sistem yang rusak atau corrupt.

Melakukan Wipe System di Recovery

Masih mirip dengan pembahasan sebelumnya, namun di sini kita melakukan pembersihan cache, bukan di wipe system. Wipe system bertujuan untuk menghapus sistem yang terinstal di smartphone, sehingga beberapa virus yang mengganggu bisa terhapus dan smartphone bisa menyala kembali.

Baca Juga : Cara Menghapus Virus di Smartphone dengan Mudah Tanpa Anti Virus

Cek Kondisi Smartphone Mati Total

Kasus smartphone yang mati total sebenarnya ada 2 jenis, yaitu bootloop dan brick. Kedua masalah ini harus bisa ditangani dengan tepat. Bootloop, merupakan suatu kondisi dimana smartphone bisa menampilkan Logo OS atau Vendor saja. Sedangkan untuk brick merupakan kondisi smartphone yang bisa mengakses opsi recovery mode, atau mengalami layar hitam.

Setalah mengetahui apakah gejalanya bootloop maupun brick, segera memperbaiki smartphone mati total dengan tepat. Jangan  sembarangan memperbaiki smartphone, karena jika salah penanganan bisa menyebabkan smartphone menjadi lebih rusak.

Menggunakan Metode Perbaikan yang Tepat

Langkah selanjutnya untuk memperbaiki smartphone mati total yaitu gunakanlah metode yang tepat. Jika smartphone Anda mengalami bootloop, Anda bisa mengakses menu recovery mode, dan gunakan metode bootloop. Jika kondisi seperti ini, maka smartphone bisa hidup kembali dan memiliki peluang sebesar 90%.

Namun jika smartphone mengalami kondisi brick, smartphone Anda memiliki peluang sebesar 45% hingga 80% untuk dapat hidup kembali seperti kondisi normal. Kondisi brick dibedakan menjadi 2, yaitu soft brick dan hard brick. Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda bisa melakukan konsultasi dengan orang yang memahami alat elektronik, sehingga tidak mengalami penanganan yang salah.

Demikian beberapa rekomendasi cara memperbaiki smartphone mati total. Sehingga smartphone yang Anda miliki bisa hidup kembali dan bisa digunakan seperti biasanya. Jika bisa diusahakan untuk memperbaiki sendiri terlebih dahulu, kenapa harus menyuruh orang lain dan membayar untuk memperbaikinya? Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.