Cara Menggunakan Tang Ampere untuk Mengukur Arus Listrik

  • Whatsapp
Cara Menggunakan Tang Ampere

Cara Menggunakan Tang Ampere – Tang ampere (clamp meter) adalah alat yang berfungsi untuk mengukur arus listrik pada sebuah kabel penghantar yang dialiri arus listrik. Selain digunakan untuk mengukur arus AC, alat ini juga dapat digunakan untuk mengukur arus DC.

Harga tang ampere juga bervariasi dan merk nya pun sangat beragam di pasaran. Seperti tang ampere merk Sanwa, Krisbow, Fluke, dan Kyoritsu. Sama seperti multimeter, tang ampere juga dapat digunakan untuk mengukur besaran-besaran listrik lainnya, seperti tegangan dan hambatan.

Meski fungsi tang ampere sama dengan fungsi multimetermultimeter, Namun cara menggunakan tang ampere meter untuk mengukur arus  listrik ini berbeda dengan cara menggunakn multimeter/avometer.

Nah, bagaimanakah cara menggunakannya? Berikut adalah tutoral selengkapnya.

Cara Menggunakan Tang Ampere untuk Mengukur Arus AC

Untuk mengetahui cara penggunaannya dengan baik, maka kita akan melihat dari sebuah percobaan. Pada percobaan kali ini, kami mencoba untuk mengukur arus AC yang mengalir pada kabel stop kontak yang digunakan untuk menyalakan sebuah lampu pijar. Jadi, jika anda ingin mencobanya di rumah, maka siapkanlah bahan bahan berikut.

Alat dan bahan

  1. Stop kontak
  2. Fitiing
  3. Lampu pijar 50 watt.
  4. Tang ampere (clamp meter) digital

Langkah-langkah Mengukur Arus AC Menggunakan Tang Ampere Digital

  • Pasanglah lampu pada fitting tusuk lalu hubungkan ke stop kontak. Kemudian hubungkan stop kontak ke sumber listrik.
  • Aturlah atau putar selector pada tang ampere digital ke 40 A.

Cara Menggunakan Tang Ampere

  • Tekan tombol select untuk memilih arus listrik AC (bolak-balik).
  • Tekan triger untuk membuka rahang tang ampere lalu jepitkan pada kabel penghantar stop kontak yang teraliri arus listrik.
  • Baca hasil pengukuran dengan melihat angka yang tertera pada layar tang ampere.

Cara Menggunakan Tang Ampere

Pada tang ampere tersebut menampilkan angka 0,23 A. Jadi arus listrik yang mengalir pada penghantar dan lampu tersebut adalah sebesar itu. Jika hasil pengukuran tersebut dikalikan dengan 220 V (tegangan sumber) maka hasilnya akan sama atau mendekati daya listrik lampu. Mari kita buktikan!

Daya lampu = V x I
= 220 Volt x 0,23 Ampere
= 50,6 Watt

Prinsip dan Cara Kerja Tang Ampere

Setelah mengetahui cara menggunakan tang ampere, mungkin anda penasaran mengenai bagaimana prinsip kerja tang ampere itu sendiri. Mungkin anda juga bertanya-tanya bagimana arus listrik bisa terbaca sedangkan alat ukur itu sendiri tidak mengalami kontak langsung dengan arus yang mengalir. Nah, berikut adalah penjelasan selengkapnya.

Jadi, pada dasarnya, tang ampere menggunakan prinsip kerja induksi magnetik supaya dapat terjadi pengukuran tanpa kontak saat mengukur arus listrik AC.

Arus listrik yang mengalir pada sebuah kabel penghantar akan menghasilkan medan magnetik dengan fluktasi yang dinamis dan sebanding dengan besarnya arus listrik yang lewat.

Pada tang ampere (clamp meter) terdapat sebuah transformator yang mampu merasakan fluktasi magnet tersebut yang kemudian besarnya dikonversi menjadi nilai yang tertera pada layar tang ampere.

Dengan adanya tang ampere, kita tidak perlu mengupas isolasi penghantar sebelum melakukan pengukuran. Sehingga sangat aman bahkan untuk arus AC yang nilainya tinggi sekalipun.

Penutup

Demikianlah informasi yang dapat kami berikan kali ini tentang cara menggunakan tang ampere untuk mengukur arus AC. Semoga bermanfaat dan jangan lupa share ya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *