Belajar 3 Ilmu Elektronika Dasar yang Penting Anda Ketahui

  • Whatsapp
ilmu elektronika dasar

Belajar Ilmu Elektronika Dasar yang Penting Anda Ketahui. Ketika masa sekolah, Anda mungkin pernah memiliki mata pelajaran Elektronika. Pada akhir tahun 90an, Elektronika merupakan satu pelajaran yang terdapat pada muatan lokal. Dengan kata lain, Anda memerlukan dua les atau dua jam setiap minggu untuk mempelajarinya.

Hal paling mendasar yang akan dipelajari dalam ilmu elektronika secara teori adalah pengetahuan tentang arus, komponen, tegangan, PCB, dan lain sebagainya. Sedangkan secara praktik, Anda harus mengetahui alat-alat yang dipakai untuk menunjang pembelajaran ilmu tersebut seperti atraktor, solder, tang, obeng, solder timah, multimeter, dan lain-lain.

3 Ilmu Elektronika Dasar yang Harus Diketahui

Dalam ilmu elektronik, ada beberapa hal yang harus dipahami sebagai dasar ilmu-ilmu selanjutnya. Berikut ini akan dijabarkan penjelasan mengenai pengetahuan elektronika dasar.

1. Tegangan Listrik

Tegangan listrik merupakan perbedaan yang terdapat pada potensial listrik antara dua titik dan memiliki satuan volt atau V. Terdapat dua jenis tegangan listrik yaitu AC dan DC. Tegangan AC merupakan tegangan yang memiliki arus bolak-balik. Tidak memiliki notasi positif atau negatif. Tegangan AC sendiri memiliki dua jenis yaitu single dan triple phase.

Akan tetapi kebanyakan elektronika menggunakan single phase seperti listrik rumah tangga. Anda sudah akan mulai mengerti tentang ilmu elektronika dasar ini.

Dalam pengaplikasiannya, tegangan AC bisa dipasang secara terbalik kecuali jenis triple phase karena akan menyebabkan motor menjadi sangat terbebani. Listrik rumah tangga (PLN), koil dan altenator yang terdapat pada sepeda motor dan mobil, juga dinamo pada sepeda dan genset.

Sementara itu, tegangan DC merupakan tegangan listrik yang memiliki arus satu arah. Pada umumnya, tegangan ini memiliki notasi positif (+) dan negatif (-). Anda tidak bisa memasang tegangan ini dengan terbalik. Contoh sumber tegangan AC yang terdapat pada keseharian Anda adalah aki, baterai, solar cell, dan adaptor atau power supply DC.

2. Arus Listrik

ilmu elektronika dasar

Arus listrik terjadi ketika terdapat tegangan listrik dan beban. Di dalam ilmu fisika, arus listrik dikategorikan sebagai besaran vektor yaitu arus yang memiliki arah.Arus DC atau arus searah dan arus AC atau arus bolak-balik merupakan dua jenis arus listrik yang ada.

Oleh karena arus listrik terjadi disebabkan oleh tegangan listrik dan beban, maka perhitungan arus listrik juga didasarkan pada tegangan listrik dan beban juga. Perhitungan tersebut mengacu pada hukum Ohm yaitu, tegangan listrik sama dengan arus listrik dikalikan dengan tahanan beban. Atau secara sederhana, besarnya arus listrik sama dengan tegangan listrik dibagi dengan tahanan beban.

PCB

PCB merupakan singkatan dari Printed Circuit Board atau papan rangkaian tercetak. PCB berbentuk papan yang memiliki jalur-jalur konduktor yang tertata dengan baik dan rapi sehingga memiliki fungsi dan tujuan tertentu. Jalur-jalur tersebut pada umumnya terbuat dari emas atau perak.

Konduktor dari tembaga misalnya, akan ditempeli oleh bahan berupa fiber atau pertinak. Para siswa biasanya menggunakan pertinak sebagai bahan praktik yang terdapat pada TV. Akan tetapi jika ingin membutuhkan arus kuat untuk digunakan pada mesin industri, pada umumnya menggunakan bahan fiber, termasuk untuk jalur yang kecil seperti ponsel dan TV LCD.

Teknik cetak pola jalur digunakan untuk membuat PCB yang sesuai rangkaian. Bagian yang tidak tercetak pola akan dilarutkan dengan menggunakan bahan kimia seperti Ferri Clorida, HCL, dan H2O2. Selanjutnya, pengaplikasian atau pemasangan komponen pada PCB harus mengikuti bentuk dan karakteristik komponen tersebut.

Penutup

Demikianlah sekilas tentangilmu elektronika dasar yang mungkin perlu Anda ketahui dan pelajari. Terdapat banyak sekali ilmu dasar lain yang bisa Anda pelajari agar bisa menguasai bidang ilmu tersebut, khususnya siswa SMK jurusan elektronika. Setelah selesai sekolah atau lulus sekolah, Anda bisa merakit perangkat elektronika baru atau memperbaiki perangkat yang sudah ada dengan mudah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *