Pedoman Lengkap Cara Membaca Laporan Google Adsense Blog dan YouTube

  • Whatsapp
Cara membaca laporan Google Adsense

Cara membaca laporan Google Adsense tentu sangat penting bagi blogger maupun YouTuber. Selain untuk memantau penghasilan juga untuk mengetahui performa situs yang kita miliki, sehingga bisa lebih mudah dalam mengoptimalkannya.

Dalam akun Adsense sendiri banyak sekali jenis laporannya, seperti taksiran penghasilan, tampilan halaman, tayang, klik, RKT halaman, RKT tayang, BPK, PPS halaman, dan juga PPS tayang. Adanya berbagai jenis laporan tersebut, tanpa pengetahuan yang cukup tentu kita bisa merasa kebingungan.

Bagi pemula, sebaiknya seringlah mengklik berbagai jenis laporan yang ada. Selain tidak perlu khawatir karena tidak mempengaruhi penghasilan, dengan hal ini kamu juga akan semakin paham dengan maksud dari masing-masing laporan tersebut.

2 Cara Membaca Membaca Laporan Google Adsense

Cara membaca laporan Google Adsense

Baca Juga : Harus Tahu, Ini Perbedaan Lengkap Akun Google Adsense Hosted dan Non Hosted!

1. Melalui Aplikasi Smartphone

Cara yang sangat praktis dan simpel untuk melihat laporan Google Adsense adalah dengan menggunakan aplikasi di smartphone. Hanya dengan memasangnya maka selama smartphone terhubung dengan internet, maka dengan sekali klik saja kita akan disuguhkan berbagai laporan dari performa situs yang kita miliki.

Melalui aplikasi kamu bisa mendapatkan berbagai laporan khas Adsense, yaitu taksiran penghasilan, tampilan halaman, tayang, klik, RKT halaman, RKT tayang, BPK, PPS halaman, dan juga PPS tayang.

Sayangnya ketika penulis membuka aplikasi ini di awal bulan Januari 2020, ada pemberitahuan di aplikasi bahwa dalam beberapa bulan kedepan Adsense tidak akan mendukung lagi pengguaan aplikasi ini, sehingga sebagai gantinya kita hanya bisa melihat laporan Adsense tersebut melalui website.

2. Melalui Website Google Adsense

Cara yang kedua yang bisa kamu lakukan untuk melihat laporan Adsense adalah melalui website Adsense. Untuk melihatnya kamu bisa langsung masuk pada menu penghasilan / earnings blogspot, kemudian klik view Adsense for details of my earnings, maka setelah itu kamu akan diarahkan masuk ke website Google Adsense blog kamu.

Menggunakan layanan website sebenarnya lebih lengkap dibanding menggunakan aplikasi. Meski secara umum isi laporannya sama, namun ada beberapa hal yang tidak bisa dilakukan melalui aplikasi dan hanya bisa melalui website tersebut.

Di Aplikasi memang kamu sudah bisa melihat saldo di bulan ini, bulan kemarin, dan penghasilan Adsense selama ini yang kamu dapat dari Adsense. Namun jika bulan kemarin kamu belum bisa gajian, kamu tidak bisa melihat saldo total yang belum dibayarkan dan hal itu dapat dilihat jika melalui website.

Cara Menggunakan Menu Website Adsense

Cara membaca laporan Google Adsense

Selain dapat melihat saldo, di website Adsense juga terdapat banyak pilihan menu layanan seperti pengaturan iklan, menambah unit iklan, memblok iklan yang tidak dikehendaki, laporan perporma, optomasi, dan juga menu settings.

Hanya dengan masuk pada menu home maka kamu sudah bisa melihat ringkasan laporan Adsense kamu, dan bisa mengatur laporan tersebut sesuai keinginan. Laporan dalam kurun waktu tertentu diberi tanda warna biru, sementara perbandingan periode sebelumnya ditunjukan dengan tanda berwarna merah.

Di bagian menu kamu bisa melihat laporan sesuai keinginan baik berdasarkan jenis iklan, ukuran iklan, saluran khusus, saluran URL, produk, situs, negara, dan lain sebagainya.

Untuk membuat iklan baru dan mengatur tampilan iklan, kamu bisa masuk pada menu My Ads. Sementara jika ingin menyeleksi iklan yang ingin ditampilkan, atau memblokir iklan yang tidak pantas untuk ditayangkan di situs kamu maka kamu bisa menggunakan menu allow & blocks ads.

Pengaturan di atas dapat kamu gunakan jika memasang iklan Adsense di blog, namun jika memasangnya di YouTube maka kamu bisa langsung mengaturnya pada laman akun YouTube kamu.

Cara Membaca Laporan Adsense dari Home Page

Dengan mengklik menu Homepage maka kita bisa langsung melihat ringkasan performa dari akun Adsense kita. Untuk melihat penghasilan tertaksir pun sudah terpampang jelas di bagian atasnya.

Di taksiran penghasilan kita bisa mengecek taksiran penghasilan hari ini dibanding hari yang sama minggu lalu, minggu ini dibanding minggu sebelumnya, dan juga bulan ini dibandingkan bulan sebelumnya.

Pada bagian kanan atas kita akan melihat saldo yang sudah kita kumpulkan di bulan ini, tepat dibawahnya ada tulisan kecil yang menjelaskan besarnya pembayaran yang kita terima pada bulan sebelumnya. Dibawah laporan saldo tersebut ada beberapa laporan, seperti ringkasan kinerja yang isinya mirip dengan ikhtisar performance report.

Untuk menunjukan kinerja selama periode yang telah ditentukan ditunjukan dengan tulisan berwarna hitam, angka hijau menunjukan angka peningkatan dari periode sebelumnya, sementara jika ada penuruman kinerja akan ditunjukan oleh angka berwarna merah.

Tulisan berwarna hitam merupakan kinerja selama periode yang kita tentukan, sedangkan dibawahnya terdapat angka berwarna hijau atau merah. Angka berwarna hijau berarti terjadi peningkatan sebesar angka yang hijau dibandingkan periode sebelumnya. Angka berwarna merah berarti terjadi penurunan kinerja dibandingkan periode sebelumnya.

Untuk lebih memudahkan pengguna dalam memahami laporan yang diberikan, maka terdapat pula grafik-grafik kecil yang menunjukan perbandingan antara periode yang dipilih dengan yang diperoleh sebelumnya.

Cara Membaca Laporan Google Adsense Berdasarkan Performance report

Di menu perpormance repot ada beberapa pilihan yang bisa diakses yaitu default report, new report, manage report, advanced reports, commom reports, dan juga events.

Kami merekomendasikan sobat menggunakan default report, sebab menu ini merupakan tampilan yang mudah dipahami dalam hal membaca jumlah penghasilan yang telah kita peroleh dari iklan.

Laporan yang disajikan dalam default repot cukup lengkap mulai dari iktisar, klik, tampilan aktif, keterlibatan, sesi iklan dan juga khusus.

Dalam hal ini, kita dapat menggabungkan beberapa laporan sekaligus dalam bentuk grafik. Dalam setiap pilihan ada beberapa bagian yang senantiasa keluad, contohnya saja seperti penghasilan tertaksir.

Penghasilan tertaksir adalah taksiran dari penghasilan kita dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Penghasilan tersebut diperoleh dari jumlah klil yang dikalikan dengan nilai BPK, atau perkalian RPM laman dengan tampilan laman yang dibagi seribu, maupun jumlah tayang dikalikan dengan PPS tayang yang kemudian dibagi seribu.

Setiap ada pergerakan trafik penghasilan tertaksir Adsense blog akan senantiasa ikut berubah, menyesuaikan jumlah tayang dan klik iklan. Hal ini berbeda dengan Adsense YouTube, setinggi apapun pergeseran traffic penghasilan tertaksirnya tidak akan mengalami penambahan. Namun kita tidak perlu khawatir karena paling lambat tanggal 15 setiap bulannya, penghasilan yang kita peroleh kemudian akan ditambahkan.

Perbedaan Laporan Adsense Blog dan YouTube

Dalam membaca laporan antara blog dan YouTube itu tidaklah sama. Perbedaan ini disebabkan karena blog menampilkan trafik dan tekasiran penghasilan sekaligus setiap hari, namun YouTube hanya menampilkan trafiknya setiap hari dengan tanpa menampilkan taksiran penghasilannya.

Penghasilan Adsense YouTube tersebut langsung masuk menjadi saldo dan setiap bulannya saldo tersebut akan dimasukan antara tanggal 12 sampai 15. Jadi saldo masuk tersebut merupakan hasil dari traffik bulan sebelumnya. Jadi penghasilan kamu dari tanggal 1 sampai 31 Desember, baru akan masuk menjadi saldo Adsense pada bulan Januari yaitu antara tanggal 12 sampai 15 nya.

Berbeda dengan blog yang bisa mengoreksi invalid klik, di YouTube kita tidak bisa melihat itu. Saldo yang masuk ke akun Adsense biasanya juga memiliki perbedaan yang cukup jauh dengan yang ditampilkan analytic YouTube, sementara untuk blog penghasilan kita bisa langsung ditaksir oleh Google Adsense yang mayoritas tetap.

Penjelasan Mengenai Istilah Google Adsense

Setelah membahas cara membaca laporan Google Adsense, agar sobat semakin paham lagi berikut kami jelaskan mengenai istilah Google Adsense. Berbagai istilah tersebut pada dasarnya adalah informasi statistik dari pihak Adsense terkait taksiran yang akan diperoleh oleh para publishernya.

Data stistik tersebut diberikan pada setiap publisher agar ia bisa mengukur dan mengetahui kinerja situs yang dimiliinya, beserta iklan Adsense yang dipasang di dalamnya. Dengan hal ini maka jika kinerja iklan terasa lebih rendah dari tampilan laman situs, publisher bisa melakukan berbagai langkah optimasi sehingga bisa meningkatkan kinerja iklan tersebut.

Adapun beberapa istilah Google Adsense tesebut adalah sebagai berikut.

1. Klik (Cliks)

Klik menunjukan jumlah banyaknya iklan yang telah diklik oleh para pengunjung dari situs sobat.

2. BPK (CPC)

Istilah Google Adsense

BPK adalah kepanjangan dari biaya per klik, dimana istilah ini juga populer dikenal dengan istilah CPC (cost per click). Kedua istilah tersebut maksudnya sama, yaitu nilai komisi yang diberikan oleh Google Adsense jika ada pengunjung yang mengklik iklan. Besaran komisi tersebut bisa dalam nilai rupiah maupun dolar.

Di Indonesia mayoritas besaran nilai CPC ini rendah, tak ayal jika kemudian banyak blogger Indonesia yang lebih memilih membuat blog bule (berbahasa Inggris). Selain cakupan pembacanya lebih luas, nilai CPC iklannya juga sangat tinggi, jadi meski bekerja di Indonesia serasa di luar negeri sebab mayoritas dibayar oleh pengiklan luar negeri.

Baca Panduannya : Panduan Lengkap Cara Sukses Membuat Blog Bule Meski Kemampuan Bahasa Inggris Pas-Pasan

3. Tampilan Laman (Page Views)

Bagi kamu yang ingin memahami cara membaca Laporan Google Adsense, bagian ini juga penting untuk dipahami. Tampilan laman menjelaskan mengenai jumlah tampilan dari seluruh laman yang dilihat oleh pengunjung pada sebuah situs yang telah dipasang iklan Google Adsense.

4. RPM Laman (Page RPM)

Istilah Google Adsense

RPM merupakan kepanjangan dari Revenue Per Thousand Impression. RPM sendiri yaitu taksiran penghasilan rata-rata, yang akan diperoleh setiap situs kamu mencapai 1000 kali halaman tayang. Istilah ini penting dalam cara membaca laporan Google Adsense.

Dengan hal ini dapat kita simpulkan  bahwa RPM  bukan menunjukan penghasilan yang sebenarnya kamu peroleh, namun hanya taksiran penghasilan dari setiap seribu kali tayang. Meski hanya taksiran, ini akan sangat berguna bagi kamu yang memiliki beberapa chanel, sehingga dapat membandingkan penghasilan dari masing-masing chanel tersebut. Adapun rumus RPM yaitu (penghasilan tertaksir/ jumlah tampilan laman) x 1000.

Perlu dicatat, karena hanya taksiran maka nominal yang tertera pada page RPM tidak akan ditambahkan pada saldo Adsense. Penghasilan Adsense kamu tetap berasal dari penghasilan tertaksir, yang diperoleh dari jumlah klik yang dikalikan dengan nilai BPK (CPC).

Baca Juga : Program Periklanan Mgid Berani Membayar Mahal Publisher, Aman Disandingkan dengan Adsense?

5. Tayangan (Impression)

Tayang atau impression memang merupakan istilah Adsense yang cukup membingungkan. Istilah ini merupakan kesan atau pandangan pengunjung pada item tertentu pada situs yang kamu miliki.

Istilah ini dapat merujul pada pengunjung yang melihat halaman, unit iklan, maupun berbagai iklan tertentu. Dengan hal ini suatu impression bisa dikategorikan dalam tayangan iklan maupun tampilan halaman.

Dalam hal ini, tayangan tersebut dihitung untuk suatu ikpan yanh menghasilkan, baik berupa iklan konten maupun iklan penelusuruan.

Untuk lebih memudahkan dalam cara membaca laporan Google Adsense, ilustrasi mudahnya kira-kira seperti ini, jika dalam 1 laman ada 5 iklan yang ditampilkan, maka saat laman dilihat seribu kali, maka tayanhan diperkirakan = 5000.

6. RKT (CTR)

RKT adalah kepanjangan dari rasio klik tayang, dimana dalam bahasa inggrisnya dikenal sebagai CTR (Click Through Ratio).

Istilah ini merupakan presentase dari jumlah klik yanh diperoleh jika dibandingkan dengan jumlah tampilan laman. Rumusnya RKT = klik / tayang laman x 100%.

7. Penghasilan Tertaksir (Estimated Earnings)

Penghasilan tertaksir yaitu estimasi atau perkiraan mengenai penghasilan yang akan kamu dapatkan dari Google Adsense baik untuk hari ini, kemarin, seminggu yang lalu, hingga perkiraan penghasilan dalam bulan ini. Ini merupakan istilah penting untuk cara membaca laporan Google Adsense.

Taksiran penghasilan ini diperoleh dari perhitungan jumlah klik yang dikalikan dengan besarnya nilai BPK atau CPC. Jadi semakin besar nilai BPK dan jumlah klik yang kamu peroleh, maka otomatis penghasilan yang kamu peroleh pun akan semakin besar pula.

Penting untuk diketahui, bahwa jumlah penghasilan tertaksir bulanlah pendapatan final di akhir hari, sebab Google tetap akan menganalisa mana saja klik yang valid dan tidak. Google hanya akan menghitung dari klik yang valid saja. Jadi ketika ada klik yang tidak valid, jumlah penghasilan yang diperoleh dihari tersebut akan otomatis berkurang.

8. Saldo

Mungkin ini cara membaca laporan Google Adsense yang dinanti-nati. Saldo merupakan istilah Adsense yang menunjukan jumlah penghasilan akhir yang telah diperoleh selama satu buoan yang dimulai dari terakhir kalinya kamu melakukan pencairan dari penghasilan Google Adsense.

Baca Juga : 17+ Penghasilan Blog Selain dari Adsense yang Bisa Buat kamu Cepat Kaya

Junlah saldo akan otomatis diakumulasi setiap awal buoan, jadi saldo yang tampil saat ini tidak termasuk dengan penghasilan Adsense yang diperoleh pada bulan ini.

Selain istilah Adsense yang telah dijelaskan di atas, sebenarnya masih banyak lagi istilah-istilah yang lainnya. Namun yang paling penting untuk diketahui memang 8 istilah tersebut. Jika kamu ingin mengetahui berbagai istilah Google Adsense yang lainnya, silahkan bisa klik laman support.google.com/adsense/.

Penutup

Demikian pembahasan mengenai cara membaca laporan Google Adsense dan juga istilah Adsense. Semoga informasi ini bermanfaat, jika ada pertanyaan jangan sungkan untuk menanyakannya pada laman komentar di bawah ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *